Wednesday, February 6, 2019

A Letter to My Son

to my dearly beloved son,
Arzanka Zidan Giovanni..

Hai permata hati Mama, akhirnya baca tulisan ini ya hihihi.. sudah berapa tahun Nak usiamu sekarang? Mama menulis ini di tanggal 7 Februari 2019, hari dimana usiamu genap satu tahun. Zidan lagi bobo nih di samping Mama.. Kata Papa, Zidan itu paling mirip Mama kalau lagi bobo hehe

Cintaku Zidan.. hari-hari seperti ini mengingatkan Mama betapa seringnya Mama meminta Allah untuk kehadiranmu di hidup Mama.. dan sedari pertama Mama mendengar tangisanmu, Zidan sudah merebut seluruh hati Mama (maaf ya Pa 😝) tapi bener deh Nak, Mama didn’t even know that my heart could love a person this much.. You taught me the meaning of love -- true, unconditional love.

Sejak adanya Zidan, Mama belajar banyak sekali hal baru. Seperti Mama tuh suka banget ya tidur, tapi dari awal lahir itu tiap jam Zidan bangun dan minta mimik, sampai setelah Zidan satu tahun lahir, masih aja loh tiap malem Zidan kebangun dan ajak Mama bergadang. 
Mama jadi tau kalau Mama could endure all the tiredness and the pain just to make sure you could grow healthy.
Mama juga belajar untuk lebih teratur dan tidak (terlalu) ceroboh lagi, because Mama knew this lil creature depending his life on Mama..
Satu hal yang Mama pelajari dengan baik adalah bagaimana menjadi tidak egois, tidak lagi mengedepankan diri. Prioritas Mama berubah sepenuhnya Nak. Mulai dari pekerjaan hingga mimpi, Mama rela menunda dulu semuanya untuk bisa fokus menemani Zidan tumbuh dan berkembang. Sulit Nak sebenarnya untuk Mama, banyak malam yang Mama lewati dengan “what if..” , tapi Mama sure it was worth the effort untuk melihat Zidan yang  sudah tumbuh dengan baik dan sekarang sedang membaca tulisan ini.. Iya kan, Nak?

Zidan pelipur laranya Mama.. banyak sekali harapan dan doa Mama untuk Zidan.. 
Mama berdoa, agar Zidan bisa tumbuh dan berkembang dengan sehat dan bahagia..
Semoga Zidan bisa selalu menjadi pribadi yang qurrata’ayun, menyenangkan dan menenangkan sekeliling Zidan..
Semoga Zidan memiliki umur yang panjang, sehat, berkah dan banyak memberi manfaat untuk orang lain..

Zidan semangat hidupnya Mama.. selalu ingat untuk tempatkan Allah di atas segalanya. Allah dulu, Allah lagi, Allah selalu..

Jangan pernah sekalipun Zidan tinggalkan sholat, karena sholatlah yang menjaga dunia serta akhirat Zidan.
Selalu jadikan Alquran sebagai pedoman hidup Zidan ya.. wah mimpi Mama, Zidan bisa menjadi seorang hafidz quran.. sekarang sudah berapa juz Nak hafalanmu?

Doa yang paling utamanya tentunya agar Zidan menjadi anak sholeh, yg bisa menjadi amal jariyah Mama, yg doanya bisa terus mengalir dan menyelamatkan Mama Papa jika kelak Mama Papa sudah tidak ada..


Zidan penyejuk hatinya Mama.. 
kelak usiamu akan terus bertambah, semakin dewasa nanti Zidan akan mengerti bahwa hidup tidak semudah itu. There will be times that life turns you down. 
Jadilah pribadi yang kuat, kuat untuk mengejar cita, kuat untuk melewati rintangan, kuat untuk melawan ketidak adilan. Jadilah pribadi yang jujur, jujur untuk tau apa yang Zidan mau dan jujur untuk mengakui kesalahan.  


Zidan bahagianya Mama.. 
Bermimpilah setinggi langit, namun dengan hati yang selalu membumi. Percaya bahwa Zidan bisa mendapatkan yang Zidan citakan, selama Zidan berusaha, bekerja keras, dan terus berdoa.


Nak, life only happens once, so live the life that gives meaning, for you and for others. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bisa memberi manfaat untuk orang lain Nak.

Go travel as far as you can but don’t forget to stop along the way to help people. 
Don’t worry about things you can’t control, enjoy the moment - be present.
Acknowledge the simple things, 
respect all the people around you, 
always be grateful. 

And Son, please always know your worth, because you’re priceless to me.

Last but not least,
Aa Zidanku, cimbulku, Zankaku, anakku sayang..
Mama tidak tau berapa lama Mama dan Papa bisa terus bersama Zidan, tapi selalu ingat bahwa di setiap langkah yang Zidan ambil, doa dan cinta Mama Papa akan selalu menyertai..

Selamat ulang tahun cintanya Mama.. habis baca ini langsung telpon Mama ya, Mama kangen nih denger Zidan bilang “i love you, Ma..”

2 comments:

Hanifah Rahmania said...

Baca ini berulang kali tetep nangis kak tiqa, mewakili hati mama-mama di dunia ❤️🥺😍

Anonymous said...

Im crying right now after reading this warm heart letter, I have not child yet and marry yet. But Im crying a lot 🥹🥹🥹
Hope one day (soon) I can feel the same as Ibu and have another cimbul of mine. Also find the my Mr.Right.
Your words really heals me kak Tiqa, eye-open that someday I also can build family full of love ❤️
Hope you and your fam happy forever.

— J
your reader

Post a Comment