Thursday, August 12, 2010

expand your life!

postingan saya yang satu ini maybe a bit craps,
but im just trying to share what is on my mind (ceile udah kaya pesbuk).
here we go,
semua orang tau hidup itu hanya sekali,
selebihnya kita menuju kepada yang abadi, surga atau neraka.
mungkin untuk ajaran tertentu, mereka percaya dengan adanya reinkarnasi,
tapi tetap, baik buruknya kehidupan yang mereka jalani saat inilah yang akan menempatkan mereka di kehidupan berikutnya.

(hampir) 21 tahun kehidupan saya sebenarnya bukan waktu yang sebentar,
tapi ada saat - saat tertentu dimana saya berpikir "geez, time flies so fast!"

ada petikan wawancara sebuah majalah dengan julia robert yang entah kenapa nyantol banget di otak saya,
tante julia bilang (sok kenal abis),
jika dia mati nanti, dia ingin di nisannya terdapat tulisan "no regrets",
yang menandakan bahwa dia telah menjalani hidup yang dia mau,
tanpa penyesalan.
wow, what a thought, huh? :)

orang kebanyakan mungkin berfikir,
regret is a reflection of things that they wish they never did.
tapi bagi saya, ada sebuah another explanation about what regret is.
penyesalan adalah ketika kamu berharap untuk pernah melakukan hal-hal tertentu yang telah terlewati kesempatannya.
and your head is full of "what if i did that things..".
yepp i kindly agree about the second one.

di film yes man, starring jim carrey as the main actor,
kita diajarkan untuk berani berkata 'IYA'.
iya, terhadap semua kesempatan yang ditawarkan untuk kita.
i know it risks too much,
karena pastinya tidak semua kesempatan yang kita ambil berakhir dengan sempurna atau dengan akhir yang kita mau.
but at least i believe,
that in every single chance that we took,
there is a lesson waiting for us,
and it always take us into a new position, a new perspective of life.
because every chance offers us new different things.

tapi tetep ya, semua itu harus ada pada koridornya dan ada batasannya.

ada beberapa orang yang saya kenal did some forbid-things dan berdalih dengan 'azas' penyesalan yang kedua tadi.
contohnya, ada temen saya yang minum alkohol, nyoba2 drugs, weeds,
dengan alasan "yah gw cuma pengen tau aja gimana rasanya, biar nanti klo gw punya anak gw bisa kasih tau mereka untuk ga ngelakuin hal itu"
oke, kalo emang mereka hanya nyoba sekali and then they are quit, tapi kalo malah 'keterusan' and addict sama hal-hal itu gimana?
yang ada mereka keburu dikafanin duluan sebelum sempet punya anak, hehe.

back to the topic,
maksud saya kesempatan yang dengan bijaknya berani kita ambil mungkin seperti berikut,
waktu high school dulu saya pernah dapet tawaran untuk homestay di luar,
gak lama kok, cuma 3 minggu aja,
tapi saat itu saya takut,
takut dikucilin, takut ga bisa beradaptasi, takut malah diem aja karna ga berani ngomong, dan akhirnya, i rejected that chance,
dan jujur, sekarang saya nyesel banget,
kebayang what if i took that chance,
mungkin saat ini saya bisa lebih percaya diri untuk berhadapan sama orang, kemampuan bahasa inggris sayapun pasti meningkat yang akan sangat berguna di era globalisasi seperti sekarang,
dan pastinya saya bisa dapetin guru terbaik untuk hidup, which is, pengalaman.
yakin, pasti masing-masing dari kamu pernah ngelakuin hal-hal semacam itu,
hal-hal yang berupa kesempatan yang kamu tolak dan saat ini kamu sesalin.
mungkin kamu punya alasan yang sama dengan saya,
takut ga diterima, kurang percaya diri, merasa kurang kemampuan,
atau mungkin yang paling utama ialah karena kita terlalu takut untuk berani keluar dari zona kenyamanan kita masing-masing.

padahal coba deh sebentar saja kita rubah sudut pandang.
waktu itu terus berjalan,
terus membawa kita kepada tingkatan - tingkatan hidup yang berbeda.
simplenya, beberapa dari kita mungkin punya childhood yang sangat menyenangkan, tapi kita ga bisa terus stay di masa itu,
karena, ya, time wont wait us until we get ready to grow.
dan di setiap tingkatan hidup yang baru,
kita akan memasuki lingkungan yang baru,
teman yang baru,
aturan yang baru,
dimana itu semua memaksa kita untuk bisa menerobos zona kenyamanan masing-masing,
oke jika kamu mau terus stick di dalam zona yang kamu punya,
kamu bisa tetap merasa nyaman,
tapi pada akhirnya kenyamanan itu hanya untuk diri kamu sendiri.
orang-orang di sekitar kamu tentunya akan merasa tidak nyaman berada di dekat seorang yang egois.
dan hidup kamu tidak akan berkembang,
hanya berkutat dengan dunia dan zona nyaman kamu sendiri.
.
see, what im trying to say is,
life is too short to be wasted by doing useless things.
its much better to try something that will give you lesson of life than just stay on your comfort zone and doing routine boring things.
take every (good) chance that life offers to you.
improve your ability then do the best when you take the chance,
give your 100% effort, then just wait for the result.
its not about fail or success,
its about new lesson and experience that you wont get if you dont take d chance..
be brave, be confident, be new!

0 comments:

Post a Comment